Ketua Umum DPP Projo Putuskan Dukung Prabowo: Budi Arie Dianggap Pengkhianat

Ketua Umum (Ketum) DPP Projo Budi Arie dianggap sebagai pengkhianat karena karena memutuskan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Ketua Umum DPP Projo Putuskan Dukung Prabowo: Budi Arie Dianggap Pengkhianat

Veripay.id, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) DPP Projo Budi Arie dianggap sebagai pengkhianat karena karena memutuskan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Jadi Budi Arie (Ketum DPP Projo) yang mengkhianati mukadimah itu (kesepakatan Projo sebagai afiliasi PDIP), itu harus diingat. Saya ada bukti itu,” kata Ketua Umum Projo Ganjar, Haposan Situmorang usai menghadiri deklarasi dukungan Ganjar Pranowo di Jakarta, Minggu (15/10/2023).

Dikatakannya relawan Projo atau Pro Jokowi didirikan oleh orang-orang PDIP untuk mendukung dan memenangkan capres yang diusung partai tersebut dalam kontestasi Pemilu Presiden (Pilpres).

“Projo ini didirikan oleh orang-orang PDIP dan ada mukadimah mereka ini, bahwa Projo ini adalah afiliasi dari pada tim PDIP,” ujarnya.

Haposan juga menegaskan bahwa Projo Ganjar bukanlah relawan siluman seperti informasi yang beredar di media sosial dan kabar di sejumlah media massa.

Menurut dia, Projo Ganjar secara resmi dan dinyatakan sah sebagai relawan pendukung bacapres Ganjar Pranowo sejak 13 September 2023. Surat dukungan juga telah dikirimkan ke Rumah Aspirasi dan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDI Perjuangan.

Projo Ganjar, kata Haposan, menggandeng puluhan juta relawan dari seluruh Indonesia, dan sudah ada sebanyak 150 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) baru yang bergabung untuk memenangkan Ganjar.

“Sekarang ini baru sebulan kami sudah ada 150 DPC yang baru (bergabung ke Projo Ganjar),” jelasnya.

Lebih lanjut Haposan menjelaskan bahwa Projo Ganjar juga telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan koordinasi maupun audiensi, mengingat Projo tak lepas dari relawan yang sebelumnya hadir karena Jokowi.“Kami sudah kirim surat permohonan audiensi kepada Pak Jokowi pada dua hari yang lalu, belum ada jawaban. Pak Jokowi mungkin masih melihat jadwal kapan akan menerima pertemuan dengan Projo Ganjar,” pungkasnya.

Penulis: Riri Sri AstutiEditor: Wawan Wahyudi

Tinggalkan Balasan