Berita  

[Update] 33,7 Persen Pendukung PDIP di Jatim Pilih Pasangan Prabowo-Gibran – Veripay.id

Veripay.id.ID, SURABAYA — Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas pasangan Capres-Cawapres di Jatim, menjelang Pemilu 2024. Hasilnya, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di urutan teratas dengan raihan 40,1 persen.

Di posisi kedua ada pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan raihan 35,9 persen, dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar elektabilitasnya hanya 22,2 persen.

BACA JUGA: Terus Dorong Hilirisasi, Prabowo: Ekonomi Harus di Tangan Sendiri

“Masih ada 1,8 persen responden yang belum menentukan pilihan,” kata Direktur ARCI, Baihaki Sirajt di Surabaya, Rabu (1/11/2023).

Baihaki pun mengungkapkan faktor utama yang menjadi pendorong elektabilitas Prabowo di Jatim. Faktor yang dimaksud adalah bergabungnya Gibran yang membuat Prabowo mendapat limpahan suara loyalis Jokowi di Jatim.

“Jatim merupakan basis Jokowi selama dua kali Pilpres di 2014 dan 2019. Jadi faktornya loyalis Jokowi yang dulunya banyak merapat ke Ganjar, kini mulai beralih ke Prabowo,” ujarnya.

Baihaki Sirajt juga mengungkapkan banyaknya pendukung PDI Perjuangan yang mengalihkan dukungan dari Ganjar ke Prabowo, setelah pemilihan Gibran menjadi Cawapresnya. Terutama pendukung PDIP yang berada di wilayaj Mataraman.

BACA JUGA: Prabowo Bicara Situasi Global Mulai Rusia-Ukraina Hingga Gaza dan Pengaruhnya Terhadap RI

“Selama ini Prabowo lemah di Mataraman. Begitu ada Gibran, bisa mengangkat suara Prabowo di basis-basis PDIP di Mataraman,” kata Baihaki.

Baihaki menjabarkan, jika dilihat secara angka, ada sebanyak 33,7 persen pemilih PDIP yang lebih memilih pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Sementara 66,3 persennya memilih pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung PDIP. Artinya, kata dia, tidak ada pemilih PDIP yang mengalihkan dukungan ke pasangan Anies-Muhaimin.

“Faktor Gibran dan Jokowi mempengaruhi pemilih PDIP di Jatim beralih dari Ganjar ke Prabowo. Jadi mereka kalau partai tetap memilih PDIP, tapi Capresnya Prabowo,” kata Baihaki.

Survei ARCI dilakukan pada 22-27 Oktober 2023. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang tersebar proporsional di 38 kabupaten/ kota Jatim. Survei ARCI memiliki margin of error sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

BACA JUGA: Gerindra : TKN Prabowo Gibran Akan diumumkan Pada Kamis Depan

Tinggalkan Balasan