Berita  

[Update] Korban Terus Berjatuhan, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan

Korban Warga Palestina Akibat Serangan Bom Israel Terus Berjatuhan: Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan

Veripay.idGaza, 12 Oktober 2023 – Situasi kemanusiaan di Palestina semakin memprihatinkan. Serangan bom Israel terus berlanjut, menimbulkan korban jiwa dan melukai puluhan warga Palestina. Di tengah krisis ini, Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza, juga tidak luput dari serangan tersebut. Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melaporkan bahwa rumah sakit ini menerima korban terluka dan meninggal dunia setiap hari, sementara stok obat-obatan menipis dan peralatan medis yang diperlukan semakin sulit didapatkan.

Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Indonesia di Gaza saat ini membutuhkan peralatan medis mendesak untuk menangani para korban serangan bom. Menurut MER-C, bagian selang pipa distributor oksigen di rumah sakit ini terkena serangan bom, membuat situasi semakin sulit bagi para tenaga medis yang berjuang keras untuk menyelamatkan nyawa warga Palestina yang terluka.

Presidium MER-C, Henry Hidayatullah, menyatakan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza berjarak sekitar 2,5 kilometer dari perbatasan Israel dan menerima jumlah korban yang begitu luar biasa. Rumah Sakit Indonesia ini merupakan sumbangan dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina, dan saat ini menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan bagi korban perang di wilayah tersebut.

“Jika serangan ini terus berlanjut, stok obat-obatan akan semakin menipis, dan tenaga medis akan mengalami kelelahan yang sangat besar,” ujar Henry dalam keterangan tertulisnya.

Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, menegaskan bahwa meskipun sebagian bangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengalami kerusakan akibat serangan bom, petugas medis MER-C akan tetap bertahan di lapangan dan bersiap mengirim lebih banyak sukarelawan untuk membantu.

Mereka bertekad untuk memberikan pelayanan medis darurat di saat genting ini, menjadikan diri mereka bukan hanya sebagai relawan MER-C, tetapi juga sebagai perwakilan rakyat Indonesia di Palestina yang siap memberikan bantuan jika dibutuhkan oleh warga Palestina.

Sebagai respons terhadap situasi ini, MER-C telah melakukan upaya intensif untuk menggalang bantuan internasional agar korban-korban yang terluka dapat segera mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Mereka juga meminta dukungan dari pemerintah Indonesia dan komunitas internasional untuk membantu menyediakan obat-obatan, peralatan medis, serta bantuan kemanusiaan lainnya yang diperlukan oleh warga Palestina yang terdampak konflik ini.

Di tengah tantangan yang begitu besar, MER-C bersama dengan tenaga medis Indonesia di Rumah Sakit Indonesia di Gaza tetap teguh dalam tekad mereka untuk membantu dan memberikan perlindungan kepada warga Palestina yang menjadi korban tak berdosa dalam konflik ini.

Dalam situasi genting ini, bantuan dan solidaritas internasional sangat dibutuhkan untuk mengakhiri penderitaan yang dialami oleh warga Palestina dan membantu memulihkan perdamaian di kawasan tersebut.

Penulis: Made Gadha YansaEditor: Raya Subiantoro

Tinggalkan Balasan