[Update] Shin Tae-yong Salahkan Tokyo Verdy Atas Permainan Pratama Arhan

Selebrasi bucin bek Timnas U-23, Pratama Arhan untuk sang istri usai cetak gol ke gawang Turkmenistan pada laga Kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Manahan Solo, Selasa (12/09/23).

Veripay.id – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong  kembali memanggil Pratama Arhan dalam skuat Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023. 

Keputusan Shin Tae-yong memanggil Pratama Arhan untuk skuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 memang mendapat kecaman.

Bukan tanpa alasan sebab memang Pratama Arhan jarang mendapat menit bermain bersama Tokyo Verdy. Namun meski begitu Shin Tae-yong ternyata memiliki alasan kuat akan keputusan dirinya memanggil Pratama Arhan.

“Arhan pemain bagus, kalau dia dapat menit bermain di klubnya (Tokyo Verdy), maka performa bisa lebih baik lagi daripada sekarang,” bela Shin Tae-yong. 

Shin Tae-yong pun menilai menurunnya peforma Pratama Arhan karena memang tidak mendapat menit bermain di Tokyo Verdy. 

Untuk itu demi menyelamatkan karier Pratama Arhan, Shin Tae-yong tetap memanggilnya ke Timnas Indonesia.

“Tapi ya karena itulah (jarang main), performanya Arhan semakin turun.”

“Tapi jika timnas tidak milih dia, performa dia akan benar benar mati. Jadi saya sengaja pilih dia untuk masa depan sepak bola Indonesia juga,” tegas Shin Tae-yong.

Selain itu Shin Tae-yong melihat Pratama Arhan memiliki senjata mematikan yang bisa membuat lawan takut akan hal tersebut.

“Apalagi kelebihan Arhan long ball throw in, ini senjata yg snagat menakutkan untuk lawan,” tukas pelatih asal Korea Selatan ini.

Pratama Arhan menjadi satu dari 29 pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk pemusatan latihan atau training camp (TC) di Turki yang akan berlangsung mulai 20 Desember 2023.

Timnas Indonesia menggelar TC dan uji coba di Turki sebagai persiapan menuju Piala Asia 2023 yang bakal bergulir di Qatar pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.

Skuad Garuda tergabung di Grup D pada Piala Asia 2023. Mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat yakni Jepang, Irak dan Vietnam.

Tinggalkan Balasan